Royalti itu Bonus
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan membuatkan jalan keluar dan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”.
Ya, kutipan di atas diambil dari Kitab Suci Al Qur’an Surah al-Thalâq (65): 2-3. Saat buka puasa kemarin seorang sahabat menyampaikannya, yakni saat beliau berniat menengok sahabatnya yang kecelakaan eh malah jadi dapat buka puasa gratis yang amat nikmat.
Ayat di atas bukan ayat yang membuat kita lantas berpangku tangan dan malah malas berikhtiar alias malas menjemput rejeki. Tapi ayat di atas selayaknya memotivasi kita agar senantiasa bertawakal pada Allah dalam menjalani kehidupan ini, ya karena Allah-lah Maha Pemberi Rejeki.
Baik, saya akan coba ungkap kisah terbaru dalah kehidupan saya yang mungkin ada korelasinya dengan ayat di atas. Saat istri saya meminta untuk dibuatkan novel, pada saat itu istri saya baru saja ketahuan sedang mengandung buah hati pertama kami. Karena menurut ayah saya bahwa setiap permintaan istri itu harus dipenuhi, maka akhirnya saya pun mencoba mengabulkannya. Di sela-sela kesibukan saya sebagai penjual mie ayam, saya pun mulai menulis novel tersebut. Biasanya saya menulisnya saat pagi sebelum berangkat ke kedai, ya rata-rata dua sampai tiga jam setiap harinya, bahkan kadang tidak sama sekali.
Berbekal motivasi yang tinggi, kalau tidak salah novel tersebut selesai dalam tempo dua mingguan. Kadung menulis, maka saya pun ingin tulisan saya memiliki hikmah baik, mengandung pelajaran baik untuk kebaikan. Berbekal pengetahuan yang minim tapi semangat yang tinggi maka saya pun berusaha menyajikan novel yang semoga bermanfaat.
Novel tersebut saya kirim ke penerbit indie, dengan harapan bahwa sebelum empat bulan kehamilan istri, novel tersebut sudah jadi dan bisa saya jadikan kado. Ternyata tidak meleset, novel itu pun jadi dan benar-benar membuat saya dan istri terkagum-kagum. Bagus sekali cover dan layoutnya, soal isi biar pembaca yang menilai.
Keberkahan pun terus mengalir, novel yang diberi judul Sahaja Cinta ternyata banyak sekali yang memesan dan membelinya. Dari berbagai pelosok negeri ini banyak yang memesannya. Tawaran bedah buku pun datang, apresiasi pun berdatangan. Konon menurut umumnya pembaca novel Sahaja Cinta cukup bagus. Ualah, saya jelas terharu.
Dua bulan setelah terbit saya mendapat telepon dari penerbit bahwa novel Sahaja Cinta menjadi Book of the Month karena dalam tempo dua bulan saja sudah terjual lebih dari 300 exp. Sungguh prestasi yang membanggakan, karena ini berarti Sahaja Cinta adalah buku ketiga sejak Penerbit Leutika Prio berdiri yang mampu menembus angka penjualan sebesar itu. Maka novel Sahaja Cinta pun konon kabarnya akan dicetak ulang oleh penerbit major yang bernama Leutika.
Tanggal 2 Agustus kemarin, novel Sahaja Cinta telah dipasarkan selama tiga bulan secara online. Itu tandanya saya selaku penulis novel tersebut berhak atas royalti tahap pertama. Dan keberkahan lagi-lagi menimpa saya, jumlah royalti tersebut sebesar Rp. 1.684.755,00. Tentu buat penulis pemula seperti saya jumlah royalti sebesar ini mengagetkan. Itulah kenapa ini saya sebut rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Karena saya gak menyangka bakal seperti ini awalnya. Semoga Allah ampuni saya jika saya salah.
Hal ini menjadi pengingat pada diri saya, bahwa menulis jangan dijadikan beban, luruskan niat bahwa menulis adalah untuk kebaikan. Andai nanti kita mendapatkan royalti yang memuaskan, anggap saja ini bonus, ya bonus dari buah berbuat baik. Jika sudah begini, maka apa pun yang terjadi, pastilah disyukuri.
Tags: novel best seller, sumber rizki
Agustus 4th, 2011 at 13:29
berarti novel Sahaja Cinta itu atas permintaan sang istri ya kang?
Sukses selalu ya kang Achoey…
Agustus 4th, 2011 at 14:08
Alhamdulilah ternyata keberkahan yang tiada tara ya, jika mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati dan dilandasi niat baik , dan novel tersebut memang bagus, muatan pesan moralnya banyak, sekali lagi selamat ya a
Agustus 4th, 2011 at 15:08
wah hebat mas haris.. saya juga pengen bisa nulis novel.. keren…
Agustus 4th, 2011 at 15:21
@erwin
ya, itu permintaan istri
@anny
makasih teh anny telah membacanya. semoga kita bisa menulis dan terus menulis
@sibair
ayo nulis, pasti bisa!
Agustus 4th, 2011 at 15:32
Mas, luar biasa yah, Barokallah tuh bang,
di gramedia novel nya ada gak ??
Agustus 5th, 2011 at 05:22
Selamat ya Aa…adik bangga banget…apalagi udah punay novelnya Aa…dan langsungdrai Aa lagi…
Agustus 5th, 2011 at 08:30
Selamat ya. Memang rezeki itu tidak bisa diduga, bisa datang dari mana saja
Agustus 5th, 2011 at 09:40
Berkah Ramadhan tuh Kang!
selamat ya!
Agustus 5th, 2011 at 09:42
Rejeki memang tidak kita sangka2 datengnya kapan, tapi ikhlas adalah kunci keberkahan. Selamat ya….salam kenal juga.
Agustus 5th, 2011 at 22:03
bener banget mas, menulislah dengan hati, menulislah dengan cinta, menulislah dengan jujur.. kata2 itu yang selalu jadi penyemangat dhe ketika sedang menulis.. sukses terus ya mas
Agustus 6th, 2011 at 04:17
Met menjalankan ibadah puasa
Agustus 6th, 2011 at 15:34
@pendar
Met Ramadhan. Makasih ya dik atas dukungannya
@dhimalk
ya berkah. Kabarnya di Gramedia baru ada September
@zizydmk
betul mbak. Makasih ya
@bunda
ya bunda, berkah Ramadhan
@marthauli
yup sob. Terima kasih
@dhe
smangat selalu ya dik. Lho kok blognya gak bisa A buka ya?